Jumat, 01 November 2013

Combi Brake System (CBS) Adalah Fitur yang tergolong Mubazir







Hai bro n sist..

Bicara produk matic kelas tertinggi Honda memang tidak terlepas dengan berbagai macam fiturnya yang selalu memanjakan bro sist, tak salah jika sekarang matic Honda menjadi raja dalam penjualan yang jauh meninggalkan kompetitornya. Salah satu fiturnya adalah CBS atau dalam artian yaitu Combi Brake System. CBS adalah fitur untuk motor matic Honda yang biasanya diaplikasikan di motor matic varian tertingginya, kadang harganya terpaut sampai dengan 500.000 hingga 1 jutaan dari matic yang tanpa memiliki fitur CBS. Bro sist bisa bandingkan harga matic Vario techno dengan Vario CBS. Bahkan untuk CBR250R versi ABS juga dibenamkan fitur Combi Brake System ini yang harganya hampir setara dengan Ninja 250FI non ABS. Namun saya hanya akan membahas combi brake untuk yang ada di matic saja.

Sedikit penjelasan mengenai CBS ini, CBS adalah system pengereman dimana kita dapat melakukan pengereman terhadap dua ban sekaligus hanya dengan menekan satu tuas rem, biasanya saat kita menekan tuas rem belakang. Atau dengan kata lain kita hanya menarik tuas kiri, maka kedua rem depan dan belakang ikut ketarik.

Kenapa saya bilang ini adalah fitur yang mubazir? Karena fitur CBS mengajak kita untuk lebih rajin dan cermat dalam merawat rem, kita dipakasa untuk selalu menyetel rem belakang, lebih-lebih jika kampas rem belakang sudah mulai habis.

Apakah fitur CBS ini berbahaya? Sekedar opini, Jika kampas rem belakang habis, maka tuas rem belakang yang kita tarik akan semakin dalam, hal ini justru berbeda dengan rem depan yang sudah mengaplikasikan model cakram yang memang tidak sedalam rem tromol. Hal ini justru sangat berbahaya jika kita sedang melewati jalan licin, turunan, berpasir maupun berkerikil, Karena rem depan lebih cepat mengerem, efeknya rem depan mudah terkunci dan akibatnya fatal dan bisa mengakibatkan motor tergelincir.

So bagi pemilik motor matic CBS, silahkan lebih cermat lagi untuk mengecek rem motor anda, terutama bagi para lady bikers yang cenderung kurang perhatian pada motornya. Lebih lebih karena motor matic digunakan oleh mayoritas kaum perempuan yang cenderung kurang memperhatikan motornya.
Sekian…
Ini Baru Fitur Jempolan

23 komentar:

Ferboes Richardson mengatakan...

Motor saya ga ada fitur ini :-)
http://ferboesrichardson.wordpress.com/2013/11/02/promosi-sekarang-ferboes-richardson-sudah-punya-fanpage-di-facebook-hehehehe-d/

Ferboes Richardson mengatakan...

Loh, disini kok gampang komennya ya...???

Ferboes Richardson mengatakan...

Tak borong podiymnya mas... :D

orong-orong mengatakan...

bener juga, kampas rem kan beda habisnya. jadi ya bisa bermasalah bila tidak dirawat
http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/11/02/bersihin-kolam-2/

Ferboes Richardson mengatakan...

Coba pake account wp ah.... Bisa ga ya...???
Kalo mau pake account wp gimana caranya ya??? Kok gagal mulu mas...???

Riska Prastyawan mengatakan...

@bro ferboes_ bisa kok bro, caranya tinggal dipilih (di: beri komentar sebagai) untuk versi wp. Hampir sama lah kaya mau kasih coment di wordpress. Makasih sudah mau menuhin komentar, memang saya bikin mudah kok memberi komentarnya.

Riska Prastyawan mengatakan...

@sarikurnia_ apalagi kalau rider cewek bro

kobayogas.com mengatakan...

Masa mubazir? cBS atau tidak, ya perawatan tetap harus dilakukan...malah kalau tau harus setel ya berarti sudah saatnya siap2 ganti..
Tapi itulah susahnya org sini, dikasih teknologi, ogah kepake kekkee...

kobayogas.com mengatakan...

Masa mubazir? cBS atau tidak, ya perawatan tetap harus dilakukan...malah kalau tau harus setel ya berarti sudah saatnya siap2 ganti..
Tapi itulah susahnya org sini, dikasih teknologi, ogah kepake kekkee...

Riska Prastyawan mengatakan...

bukan perawatannya bro yang jadi masalah, melainkan sistemnya, andai saja kalau mekanismenya diubah yaitu tidak menggunakan hadle kiri, tp dengan handle rem depan,, mungkin resikonya bisa diminimalisir. Jadi kita masih bisa mengerem belakang dengan tanpa diikuti rem depan, pastinya sangat berguna jika di tikungan

Anonim mengatakan...

Setuju CBS dibilang teknologi mubazir.
di vario tekno juga terlampau mahal, hanya kawat pengait antara handle kiri dan kanan mosok sampai sejuta bedanya.
Udah mahal malah nggak berfungsi di vario temen ane, alias kendor.
Di vario temen ane yang lain, combi brake yang masih berfungsi malah bikin celaka.
Untuk sepeda motor sih mending rem independen daripada rem CBS.

Ferboes Richardson mengatakan...

Tetep ga bisa gan. Gapapa deh. Pake google+ aja. :-)
Asal gampang komen,pasti saya tinggalin jejak :-)
_pembaca yg baik selalu meninggalkan jejak... Ya apa yes? :-D

kobayogas.com mengatakan...

bused susah amat mau komen hehehe..kalo dari PC mgkin enak, susah kalo dr HP, pantes banyak yg nyaranin ay buat pindah ke WP hehehe...

ooo jd mkadna gitu, tuas CBSnya aja yg dipindah ke kanan? jd andelin belakang?
somehow kalau kata rider kawakan (katakanlah sembalap), ngerem itu justru harus (sering) pake depan...mereka kasih advis kek gitu. sekarang ay jg jd rem depan terus ngeremnya dan mmg betul, jauh kebih enak dan pakem...
tapi ya disesuaikan, kalau tau jalan berpasir/kerikil ya imbangi sama belakang.

http://kobayogas.com/2013/11/02/coido-alat-pengukur-tekanan-ban/

kobayogas.com mengatakan...

bused susah amat mau komen hehehe..kalo dari PC mgkin enak, susah kalo dr HP, pantes banyak yg nyaranin ay buat pindah ke WP hehehe...

ooo jd mkadna gitu, tuas CBSnya aja yg dipindah ke kanan? jd andelin belakang?
somehow kalau kata rider kawakan (katakanlah sembalap), ngerem itu justru harus (sering) pake depan...mereka kasih advis kek gitu. sekarang ay jg jd rem depan terus ngeremnya dan mmg betul, jauh kebih enak dan pakem...
tapi ya disesuaikan, kalau tau jalan berpasir/kerikil ya imbangi sama belakang.

http://kobayogas.com/2013/11/02/coido-alat-pengukur-tekanan-ban/

Riska Prastyawan mengatakan...

mantapp bro ferboess, stay coment yaa di warung yang sangat sederhana ini

Riska Prastyawan mengatakan...

memang selisih 1 jutaan harganya,, saya juga pernah liat mekanisme'nya,, tp kalau untuk kepraktisan kayaknya memang diperlukan

Riska Prastyawan mengatakan...

coba pakai akun google buat coment di blogspot, dijamin gampang, hehe,, saya juga tuh kalau coment di worpress pakai akun wp,, jadi saya punya 2 blog, yang blogspot buat nulis, dan yang wp buat komentar di wordpress demi kepraktisan

Ferboes Richardson mengatakan...

G bisa nitip jemuran ya?
http://ferboesrichardson.wordpress.com/2013/11/03/tips-memilih-ikan-koki-jenis-oranda/
Bisa,tapi ga bisa diklik

Riska Prastyawan mengatakan...

@ferboes_ iya memang itu kekurangannya,, tp ttep bisa di copy paste kok bro :) kalau lewat pc mungkin bisa di klik

wirda garnida mengatakan...

asli gan ane ngalamin jatuh gara2 cbs.. mending di copot aja cbsnya.. lebih aman.

strobo motor mengatakan...

keren sekali infonya bang

karina beauty mengatakan...

ALAT BANTU SEX PRIA

Boneka Full Body

Vagina Senter Elektrik

Vagina Ngangkang Getar Suara

Vagina Getar Goyang Suara

ALAT BANTU SEX WANITA

Penis Ikat Pinggang

Penis Maju Mundur Getar Putar

Penis Tempel Pompa

Penis Tempel Elektrik

Penis Tempel Manual

Penis Sakky Mini Elektrik

OBAT TAHAN LAMA

Obat Kuat Sex

Obat Tahan Lama

Obat Kuat

Procomil Spray

Cream Tahan Lama

Obat Kuat Sex Pria

Obat Impoten


KOSMETIK

Alat Pembesar Payudara

Cream Pembesar Payudara

Obat Pemutih Kulit Badan

Obat Penghilang Tatto

Perawatan Tubuh
HUB : 0823 2299 4900
PIN BB : 27683D29

karina beauty mengatakan...

PEMBESAR PENIS

Obat Pembesar Penis

Vimax Asli

Alat Pembesar Penis

Pro Extender

Celana Pembesar Penis

Pembesar Penis

Vigrx Plus Asli

Oil Qum Araby

Minyak Lintah Papua

OBAT PERANGSANG

Permen Valentine

Permen Karet Perangsang

Ailida Candy

Sex Drops

Obat Perangsang Cair

Perangsang Cair

Obat Perangsang Wanita

Obat Perangsang

Perangsang Cair

Black Ant Cair

Black Ant Serbuk

Obat Perangsang Wanita Serbuk

Gel Perangsang Wanita

KONDOM SILIKON

Kondom Getar

Kondom Mutiara

Kondom Lele Berduri

Kondom Duri

Kondom Berotot

Kondom Sambung

Kondom Sambung Jumbo

Ring Penis

OBAT PENYUBUR SPERMA

Semenax