Tampilkan postingan dengan label Otomotif Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif Review. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Mei 2014

Last Riding with Jupiter MX



Tercatat di speedometer Yamaha Jupiter MX CW biru telah menunjukkan angka 56.727 km. Selama itu pula, hampir 6 tahun menemani saya baik suka maupun duka, mulai dari riding malam hari dan siang hari. Tidak banyak jarak tempuh yang saya lalui dalam sekali riding dengan mx ini, jarak terjauh yang pernah saya catat adalah 70km dalam sekali perjalanan, sedikit lebih pendek 20km dari yang saya lalui dengan Yamaha New Vixion Lightning saya yang beberapa minggu lalu telah berusia satu bulan. Terlepas dari motor ini yang memang tidak didesain untuk perjalanan jauh, sebagian besar perjalanan dengan  motor ini saya gunakan sebagai penunjang rutinitas saya setiap minggunya untuk perjalan dari rumah ke sekolah dengan jarak pp nya sekitar 50km (25 km dalam sekali perjalanan), berangkat les, dan aktivitas-aktivitas kecil lainnya. 

Sabtu, 25 Mei 2013

Rasa Berkendara Berdasarkan Keadaan Cuaca

Hello Everybody

Berkendara motor memang mengasyikkan bro sist, apalagi bagi para brader yang memliki hobby mengendarai kuda besi roda dua.

But, apakah selamanya kita akan menikmati saat-saat berkendara tersebut?? of course not, kadang ada hal yang sedikit mengganggu dalam kenyamanan kita berkendara. Pernahkah bro sist merasa nyaman dalam berkendara dipagi hari saat cuaca masih dingin? atau merasa motor enak dikendarai dalam cuaca panas dalam siang hari? Dan ternyata, faktor cuaca juga mempengaruhi perasaan kita mengendarai kendaraan masing-masing bro sist, kadang kita merasa motor enak dikendarai saat malam hari, mesin serasa haluuuss, padahal mungkin itu hanya perasaan cuaca saja yang men sugesti dalam diri kita, dan mungkin tidak semua orang merasakan hal yang sama tersebut.

Oke, kali ini saya akan men share berdasarkan pengalaman pribadi saya mengendarai si MX biru lansiran 2008 dengan berbagai kondisi cuaca...

my MX

Pagi Hari
Hampir sekali dalam seminggu saya berkendara di pagi hari sekitar pukul 05.00 dengan tujuan berangkat menuju kos2'an saya bro sist, biasanya pada hari senin. Sensasi saya saat mengendarai motor pada pagi hari adalah mesin kerasa halus, hentakan akselerasi liar khas MX lebih mudah dikendalikan. But pada kondisi cuaca dingin ini pula serasa ada sedikit getaran pada body si MX ketika rpm mulai naik sekitar 6000'an #feeling, biasanya getaran itu terasa saat saya mengendurkan gas dari kecepatan tinggi, mengurangi gigi di high rpm, ataupun saat berakselerasi menggantung rpm, tapi dalam kondisi rpm tertentu, getaran tersebut hilang, sebenarnya getaran yang dihasilkan sangat minim sih, mungkin orang lain pun tidak akan mendengar, tapi itu akan sedikit menggangu kenyamanan bagi saya yang merasakan. Pada pagi hari pula untuk melakukan cornering harus berpikir 2 kali, ban motor serasa keras #efek cuaca dingin mungkin. Dan kondisi berkendara Pagi hari menurut saya adalah time yang pas untuk memeriksa berbagai problem yang muncul pada motor dengan test berkendara.

Siang Hari
Dalam kondisi siang hari yang panas, yang dapat saya rasakan adalah mesin motor terasa kasar, perasaan saya mengendarai siang hari adalah kurang nyaman, tapi saat kondisi yang panas ban serasa lebih menyatu dengan aspal, efeknya mudah untuk melakukan cornering.

Sore Hari
rata-rata saya berkendarai dengan si MX adalah pada waktu-waktu ini, yang dapat saya simpulkan dalam berkendara pada sore hari adalah mesin terasa halus, minim getaran pada body, enak untuk melakukan high speed maupun gantung rpm, maupun untuk melakukan cornering dan selap-selip di jalur perkotaan serasa nyaman-nyaman saja, motor terasa nurut saja sesuai keinginan si rider, yaa meskipun kadang waktu sore hari adalah waktu ramai-ramainya dijalanan karena orang pulang bekerja, sehingga tidak sedikit orang-orang pada sruntulan saling balap untuk sampai dirumah. efeknya, emosi saya sering tidak terkendali #khas anak muda, hehe, belum lagi ditambah beban lelah di otak dari kegiatan menyibukkan selama jam sekolah membuat konsentrasi cenderung terkurangi.

Riding Saat Hujan
Mengendari motor dalam kondisi hujan maupun setelah hujan memberikan sensasi tersendiri bagi saya. Karena kondisi yang dingin ditambah guyuran air, motor terasa halusss, dan tidak ada getaran sedikitpun pada body motor. Pernah saya melakukan test top speed dalam kondisi jalan basah, pada posisi gear 1 saya gantung terus rpm hingga kecepatan 40kpj mesin alus-alus saja dan tidak ada tanda-tanda getaran, suara kebisingan mesin pun minim. tapi mengendarai saat hujan butuh konsentrasi yang lebih, karena kondisi jalan yang basah dan licin pastinya kita dipaksa memperhitungkan dalam melakukan pengereman, karena jika kita terlalu keras dalam melakukan pengereman, maka kecelakaan mungkin saja tidak dapat dihindari.

Riding Saat Malam Hari
Mengendarai motor pada malam hari mungkin adalah saat yang paling nyaman dan paling menyenangkan bagi saya, mungkin karena kondisi yang tidak terlalu dingin dibanding pagi hari, dan kondisi jalan yang sedikit sepi dibanding siang ataupun sore hari. Mesin serasa halus, dan malam hari adalah time yang pass untuk melakukan high speed.

Well, mungkin hanya itu sedikit pengalaman berkendara saya selama ini berdasarkan faktor cuaca, dan mungkin bisa saja berbeda dengan pengalaman para bro n sista pembaca. tapi, apapun kondisinya, yang terpenting adalah konsentrasi, nikmati dan keep safety riding...



 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Kritik dan Saran
email radiansblog189@gmail.com
twitter @RisKa_Anfield