Tercatat di speedometer Yamaha Jupiter MX CW biru telah
menunjukkan angka 56.727 km. Selama itu pula, hampir 6 tahun menemani saya baik
suka maupun duka, mulai dari riding malam hari dan siang hari. Tidak banyak
jarak tempuh yang saya lalui dalam sekali riding dengan mx ini, jarak terjauh
yang pernah saya catat adalah 70km dalam sekali perjalanan, sedikit lebih
pendek 20km dari yang saya lalui dengan Yamaha New Vixion Lightning saya yang
beberapa minggu lalu telah berusia satu bulan. Terlepas dari motor ini yang
memang tidak didesain untuk perjalanan jauh, sebagian besar perjalanan dengan motor ini saya gunakan sebagai penunjang
rutinitas saya setiap minggunya untuk perjalan dari rumah ke sekolah dengan
jarak pp nya sekitar 50km (25 km dalam sekali perjalanan), berangkat les, dan
aktivitas-aktivitas kecil lainnya.
Berbagai aksesoris pernah nempel di tubuh MX ini, mulai dari
piringan cakram lebar buat rem depan, open filter, hingga aksesoris kecil mulai
dari spion, sarung jok, handle, footstep dan cutting scotlite pun pernah nempel
pada body mx yang saya beri nama malcoln ini. Tidak ada masalah yang cukup
berarti selama 6 tahun saya menggunakan mx ini, bahkan dalam sisi mesin pun
belum pernah tersentuh problem, yang ada hanyalah part penunjang yang memang harus
diganti karena faktor umur dan habis masa penggunaan yang pernah saya ulas klik disini dan juga disini. Berikut detail berbagai
part yang pernah saya ganti selama 6 tahun menggunakan Jupiter mx ini: kampas
rem depan ganti 1x, kampas tromol rem belakang 4 kali, kabel sensor kecepatan 1
kali, lampu depan 2 kali, lampu senja 1 kali, gearset+rantai 1 kali, kabel
kopling 2 kali, monoshock saya ganti dengan merk YSS dengan alasan monoshock mx
bocor. Sedikit sekali terjadi problem maupun kendala selama saya menggunakan mx,
yang cukup mengganggu hanyalah getaran pada body karena efek dari mesin mx yang
cenderung kasar, lebih kasar daripada vixion yang jauh 50% lebih halus pada
setiap rpm, padahal kedua mesin ini memiliki platform yang sama. Sedikit
perbandingan, untuk segi output suara
yang dihasilkan, mesin mx terdengar lebih halus bagi orang yang
mendengarkannya, namun hal itu berbanding terbalik saat kita merasakan
mengendarai keduanya, mesin vixion lebih halus dan cenderung lebih rileks, sejalan
dengan jenisnya yang sport touring, vixion memang cenderung lebih nyaman untuk
long riding.
![]() | |
saat melakukan pengecekan sebelum pindah tangan |
Selama 6 tahun bersama dengan mx, selama 6 tahun itu pula
saya mendapatkan pengalaman yang serba baru, Jupiter mx adalah motor pertama
saya dimana saya mulai lancar menggunakan sepeda motor, meski bukan motor
latihan pertama saya, tapi motor ini merupakan yang pertama bagi saya untuk
mengenal motor bertransmisi manual, atau
dalam kalimat jawa yaitu motor koplingan #cmiiw. Ok back to the main idea of
paragraph, apa saja pengalaman serba baru dengan mx ini?? Saya merasakan
pertama kali sakitnya jatuh dari sepeda motor, pertama kali nabrak bocah,
pertama kali menabrak motor (setau saya dulu dalam kecepatan 90km/jam) yang
mengakibatkan si mx ini harus menginap di bengkel selama satu minggu. Riding
style saya hingga saat ini pun masih terbawa dari kebiasaan riding saya selama
menggunakan mx, torsi nampol dari awal rpm mengakibatkan akselerasi yang
menghentak membuat saya harus mengurut gas pelan-pelan karena salah membuka
gas, motor akan nyendal tanpa toleransi, sangat berbeda ketika berkendara
dengan New Vixion yang akselerasinya cenderung liniear mengisi setiap rpm,
bahkan mx itu bukanlah motor yang easy to ride untuk pengendara yang baru
pertama kali menggunakan mx.
Walaupun banyak yang beranggapan motor ini boros bbm, yaa
menurut saya no problemo lah, saya juga belum pernah menggunakan bahkan
merasakan motor irit, belum lagi mesin ini identik dengan mesin ngorok seperti
saudara jauh beda kasta satu kubikasi yaitu rx king,, yang jelas mengendarai mx
itu menimbukan sensasi tersendiri, good acceleration, good perform, and easy
modification.
Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, saya harus
melepaskan salah satu teman perjalanan saya ini, walaupun itu benda mati, tapi
itu seperti sudah saya anggap sebagai bagian dari keluarga saya, sisi lain
hidup saya, kegiatan sehari-hari, suka duka dan kenangan abadi yang akan
menimbulkan kisah tersendiri seolah olah
mewakili perjalanan hidup saya dan kisah perjalanan yang bisa dia bicarakan.
Dengan tidak mengandalkan rasa egois, akhirnya saya melepaskan salah satu teman
perjalanan saya karena kedatangan teman perjalanan baru. Good bye my malcoln,
kamu akan selalu jadi salah satu bagian dihati, happy with your new owner, see
you in the road. Byee :)
3 komentar:
trimakasih bang atas informasinya
Om punyaku jupe mx 2007 kok tromol e kalau dibuat prjalanan agak jauh jd bunyi kleteg kleteg, pdahal kampas tak gnti baru, klaker ganti baru, tp kok masih ada gitu? Mohon solusinya donk , makasih...
Om punyaku jupe mx 2007 kok tromol e kalau dibuat prjalanan agak jauh jd bunyi kleteg kleteg, pdahal kampas tak gnti baru, klaker ganti baru, tp kok masih ada gitu? Mohon solusinya donk , makasih...
Posting Komentar